Pariwisata sebagai sebuah life style: Sebuah Pengantar dari Travel Agen
Pariwisata, traveling atau backpackeran merupakan sebuah fenomena rereligiusitas,
menjauh dari alam kemudian
menciptakan peluang-peluang khusus untuk kembali ke alam, dan sebenarnya
kembali ke Tuhan”.
Pariwisata, traveling atau backpackeran sekarang ini sudah begitu ngehits.Traveling.kini begitu fenomenal,.hampir semua lapisan masyarakat suka akan kegiatan ini. Ada yang menyebutnya Piknik Cantik, ada yang suka dengan Backpackeran dan bahkan ada yang suka Solo Traveller. Dengan begitu fenomenalnya, mungkin banyak yang ngga sadar sebenarnya, bahwa para pelaku atau penggiat dunia traveling ini, adalah mereka sedang mengalami proses rereligiusitas, kenapa? Karena
mereka atau kita yang sebelumnya tidak perduli pada wisata alam, wisata budaya dan sejarah, bahkan terkesan menjauh dari alam,yang diakibat
rutinitas dan kesibukannya kita sendiri. Sekarang ini tidak hanya para kaum millennial yang begitu menggebu, namun
kita semua sekarang iniingin sekalibercengkrama dan menikmati alam, dan ini,
beruntungnya kita, Nusantara ini mempunyai akar sejarah dan budaya yang kuat. Juga di
karuniai alam nan indah, dan itu juga ternyata kita
(manusia) dan alam semesta ini merupakan cetak biru yang sama, sehingga kita
(manusia) selalu mempunyai kerinduan yang mendalam terhadap alam semesta ini.
Dengan modal keindahan alam tadi, beragamnya budaya serta
agama yang begitu beragam, dan sekarang ini dengan dukungan Teknologi Informasi
yang begitu memudahkan kita untuk dapat mengakses informasi dengan begitu
cepatnya, Sehingga kita dengan cepat pula mendapatkan apa yang kita cari . Mengenai keindahan alam Nusantara ini,
jelas sangat berpengaruh sebagai life style bagi mereka.karena mereka bisa foto selfi dan wefie dengan view yang ngehits dan di unggah di media sosial
mereka dan akhirnya viral dan ini sekali lagi menguntungkan kegiatan ekonomi
lokal.
Itulah salah satu fenomena yang sudah di lakukan oleh anak-anak
millenial sekarang ini . Teknologi
informasi ini sangat membantu kita untuk lebih dalam menggali dan mencari tahu tentang
budaya dan sejarah Nusantara. Ini yang di sebut dengan fenomena rereligiusitas, menjauh dari
alam kemudian menciptakan peluang-peluang khusus untuk kembali ke alam, dan
sebenarnya kembali ke Tuhan.
Namun dengan semakin menggilanya dunia Teknologi
Informasi ini, Informasi menjadi seketika.kita tak mempunyai tempat terpencil
lagi, karena satelit menjawab itu semua. Tak ada yang bisa bersembunyi dan
akibatnya kita tak mempunyai privacy lagi. Semoga ia memudahkan kita
dalam menebarkan kebaikan untuk sesuatu yang mulia. Bukan malah bikin celaka.
Dengan bantuan teknologi Informasi, sejatinya
pariwisata bukan hanya sebagai sekadar lifestyle bagi kaum muda zaman now,
karena mereka dengan mudahnya mendapatkan apa yang selama ini dicari, dan sudah
tidak kering lagi hatinya karena dahaga itu sudah terpenuhi.Tapi justru,
sesungguhnya pariwisata mempunyai potensi
untuk menawarkan kepariwisataan spiritual , dengan menebarkan virus
kedamaian, Cinta dan Kebahagiaan
Aymara
Aymara



Komentar
Posting Komentar